XPENG GX Meluncur: SUV Robotaxi-Ready dengan Chip AI 3.000 TOPS dan Jarak Tempuh 750 KM
XPENG secara resmi memperkenalkan GX, SUV flagship berkursi enam yang dirancang untuk era mengemudi otonom level 4, dalam ajang Auto China 2026 di Beijing pada 24 April 2026. Kendaraan ini tidak sekadar mobil listrik premium, melainkan prototipe robotaxi yang siap diproduksi massal, membawa teknologi otonomous driving yang sebelumnya hanya ada di laboratorium ke jalan raya.
Desain dan Dimensi: Kelas Premium Dunia
Dengan panjang 5.265 mm dan wheelbase 3.115 mm, GX sedikit lebih panjang dari Range Rover. Eksteriornya mengusung siluet premium dengan koefisien drag 0,255, lebih aerodinamis dari Toyota Prius generasi terkini. Bagian interior menonjolkan layout 2+2+2 dengan kursi independen, pintu soft-close elektrik pada keempat sisi, serta berbagai fitur keluarga seperti kulkas mobil peredam suara, lampu ambient kubah, dan kaca privasi AI-dimming.
Dua Varian Powertrain dengan Jarak Tempuh Terdepan
GX hadir dalam dua konfigurasi powertrain, keduanya dengan penggerak all-wheel drive. Versi BEV murni menawarkan jarak tempuh 750 km pada platform 800-volt silicon carbide dengan kemampuan supercharging 5C. Sementara versi EREV menghadirkan jangkauan listrik 430 km dan total 1.585 km, angka yang praktis menghapus kecemasan akan kehabisan daya.
Sistem Otonom Level 4: VLA 2.0 dan Chip Turing
Yang membedakan GX dari SUV premium lainnya adalah arsitektur SEPA 3.0 yang dibangun khusus untuk otonomi L4. Kendaraan ini menjalankan empat chip Turing buatan XPENG sendiri dengan total daya komputasi 3.000 TOPS, mendukung sistem VLA 2.0 generasi kedua. Sistem steer-by-wire yang dikembangkan bersama Bosch menghilangkan hubungan mekanis antara setir dan roda, memungkinkan AI mengendalikan kemudi dengan latensi lebih rendah dan presisi lebih tinggi.
XPENG melaporkan bahwa VLA 2.0 telah mendorong kenaikan pesanan seri Ultra sebesar 118% month-over-month. Dari 100.000 konsumen yang mencoba demonstrasi VLA 2.0 di toko, 98% memberikan tingkat kepuasan tinggi. Data penggunaan menunjukkan 98,52% pengguna mengaktifkan fitur intelligent driving setiap hari pada minggu pertama kepemilikan.
Sistem Keamanan Berlapis dan Harga Kompetitif
Sistem keselamatan GX mencakup tiga tingkatan: perlindungan tabrak 720 derajat, AEB yang berfungsi hingga 150 km/jam, serta sistem redundansi enam-lapisan kelas penerbangan yang mencakup kemudi, pengereman, suplai daya, penggerak, komunikasi, dan pembukaan pintu.
Dibanderol mulai 399.800 yuan (sekitar 58.000 USD), GX menempatkan diri bersaing langsung dengan Li Auto L9, AITO M9, dan NIO ES8. Harga ini secara signifikan lebih terjangkau dari SUV mewah Eropa setara, dengan teknologi otonom yang lebih maju.
Ekosistem Physical AI XPENG yang Lebih Luas
Peluncuran GX bukanlah langkah tunggal. XPENG menampilkan humanoid robot generasi terbaru IRON dan flying car "Land Aircraft Carrier" di pameran yang sama. Perusahaan juga telah mengumumkan divisi robotaxi khusus dengan rencana uji coba penumpang pada paruh kedua 2026. Volkswagen telah menjadi pelanggan eksternal pertama untuk platform VLA 2.0 dan chip Turing, menandakan legitimasi teknologi ini di mata industri global.
Dengan komitmen R&D Physical AI sebesar 7 miliar yuan pada 2026 dan target pengiriman 550.000-600.000 unit, XPENG sedang mentransformasi diri dari produsen mobil listrik menjadi perusahaan embodied intelligence global. GX menjadi bukti konkret bahwa visi tersebut sedang diwujudkan, bukan sekadar janji di presentasi.